Naik Kelas..
Langsung ke kelas 5
Bu Sri, seorang guru kelas satu SD, sangat kesal dengan seorang muridnya
yang bernama Joko. Bu Sri: “Joko, mengapa kamu tidak mau mengikuti pelajaran
di kelas?” Joko: “Saya anak cerdas, pelajaran kelas satu terlalu mudah untuk
saya, bahkan saya dapat mengerjakan semua soal punya kakak saya yang dikelas
tiga. Seharusnya saya ada dikelas tiga juga!” Bu Sri merasa kesal.
Ditariklah si Joko ini keruang Kepala Sekolah. Ketika si Joko menunggu di
depan ruang Kepala Sekolah, Bu Sri menjelaskan pada Pak Amir, Kepala Sekolah
mengenai kelakuan muridnya yang bernama Joko ini. Pak Amir kemudian ingin
mengetahui seberapa pandai si Joko ini sehingga ia berkeinginan ditempatkan
dikelas tiga, apabila ia tidak dapat menjawab test yang diberikan oleh Pak
Amir, maka ia harus kembali sebagai murid kelas satu dan berkelakuan yang
sepantasnya, atau apabila tidak menurut maka orang-tuanya harus dipanggil.
Bu Sri setuju.
Pak Amir: “Joko, berapa 3×3?”
Joko: “9!”
Pak Amir: “Berapa 6×6?”
Joko: “36!”
Kemudian Pak Amir memberikan test-test berikutnya sesuai
dengan mata pelajaran kelas tiga SD dan semua pertanyaan tersebut dapat
dijawab dengan benar oleh sang genius Joko.
Pak Amir lalu berkata pada Bu Sri: “Saya rasa Joko dapat langsung
dipindahkan ke kelas tiga.”
Bu Sri: “Pak Amir, mohon tunda dahulu keputusan ini. Saya akan memberikan
beberapa pertanyaan lagi pada Joko” Pak Amir dan Joko setuju.
Bu Sri: “Joko, apa yang dimiliki sebanyak empat buah oleh
seekor sapi sedangkan saya hanya punya dua?”
Dengan cepat Joko menjawab: “Kaki!”
Bu Sri: “Apa yang ada dicelanamu tapi tak ada di celana saya?”
Joko: “Saku!”
Bu Sri: “Coba tebak sebuah benda dalam bahasa Inggris yang dimulai dengan
huruf ‘C’ dan diakhiri huruf ‘T’, dimana benda tersebut ber-rambut, bulat
lonjong, dan mengandung cairan berwarna putih?”
Joko: “Coconut!”
Kening Pak Amir berkerut dengan mata membelalak…
Bu Sri: “Benda apa yang dimasukan dalam keadaan keras, kemudian memerah,
dan dikeluarkan setelah lembek dan lengket?”
Joko: “Permen karet!”
Bu Sri: “Sekarang saya akan bertanya mengenai ‘Siapa saya’, okay?”
Joko: “Ya, Bu Sri.”
Bu Sri: “Kamu memasukan tiang kamu pada saya. Kamu mengikat saya untuk
membangkitkan saya. Saya basah sebelum kamu basah. Siapa saya?”
Joko: “Tenda!”
Bu Sri: “Sebuah jari memasuki saya. Kamu menggerakan si jari tersebut.
Pengantin pria adalah yang pertama melakukannya. Siapa saya?”
Joko: “Cincin Kawin!”
Bu Sri: “Saya terdiri dari berbagai ukuran. Ketika saya sakit, cairan
menetes. Siapa saya?”
Joko: “Hidung!”
Bu Sri: “Saya mempunyai pentungan keras. Ujungku dapat menembus. Siapa
saya?”
Joko: “Panah!”
Bu Sri: Saya test kamu dalam bahasa Inggris lagi. Sebutkan sebuah kata yang
dimulai dengan huruf ‘F’ dan diakhiri huruf ‘K’ yang dapat memberikan
kenikmatan?”
Joko: “Firetruck!”
Pak Amir langsung menyela Bu Sri supaya tidak menanyai Joko lebih lanjut
sambil berkata: “Bu Sri, taruh Joko dikelas lima.
Dia lebih pandai dari saya dimana jawaban saya untuk sepuluh pertanyaan
terakhir tidak ada yang benar.”
